Dinas Kominfo dan Statistik Ponorogo Bentuk Blue Team-Red Team Lawan Serangan Siber

MENGGANDENG Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Pemkab Ponorogo menerapkan keamanan ekstra menghadapi serangan siber. Bahkan, Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) dan Statistik membentuk dua tim untuk computer security incident response team (CSIRT). “Blue team (tim biru) yang fokus pada deteksi dan respon terhadap serangan siber dan red team dengan tugas identifikasi kerentanan keamanan siber,” kata Herly Wahyu Margalina, kepala Bidang Statistik dan Persandian di Dinas Kominfo dan Statistik Ponorogo, saat membuka rapat koordinasi keamanan siber pada Kamis (21/11/2024).

FOTO : TIM KOMINFO PONOROGO

Lina mengungkapkan bahwa serangan siber yang bertujuan merusak, mencuri, atau mendapatkan akses ke sistem komputer, jaringan, atau perangkat digital di lingkup Pemkab Ponorogo dapat muncul setiap saat. Nah, CSIRT mengambil peran menanggapi, dan memulihkan sistem atau layanan yang terpengaruh oleh serangan itu. “Seluruh perangkat daerah seyogianya ikut menjaga keamanan ruang siber,” jelasnya.

Dia juga berharap ada patroli siber di lingkup Pemkab Ponorogo untuk mendeteksi dan mencegah ancaman lebih dini. “Untuk menjaga kerahasiaan, integritas, ketersediaan informasi penting, keamanan nasional, maupun menjaga sistem elektronik demii kelangsungan pelayanan publik di Ponorogo,” pungkas Lina.

Dalam kesempatan yang sama, Ulfi Widya Astuti, analis Tata Kelola Keamanan Siber di Dinas Kominfo dan Statistik Ponorogo, menyampaikan materi tentang perlindungan data pribadi. Menurut Ulfi, saat ini Uu no 27 tahun 2022 tentang perlindungan data prbadi sudah berlaku,namun masih banyak atribut yang belum diwadahi oleh negara. Dinas Kominfo Dinas Kominfo selaku penjaga keamanan siber di wilayah Pemda Ponorogo, berusaha menumbuhkan awareness dan upaya kerjasama dalam teknologi perlindungan data pribadi di sistem elektronik strategis. “Sebagai pejaga kseamanan siber, tugas kami meningkatkan kesadaran dan kerjasama teknologi perlindungan data pribadi di di sistem elektronik strategis Pemkab”, terangnya. (tim kominfo)