Jaga Data Pribadi Tanpa Mengumbarnya di Media Sosial agar Terhindar dari Kejahatan Siber

LITERASI digital dapat dikemas lebih menarik dengan gelaran pesta rakyat. Ribuan orang rela berkunjung ke Alun-Alun Ponorogo saat event Pesta Rakyat Makin Cakap Digital yang diisi talk show diselingi hiburan, Sabtu malam (15/9/2024). 

FOTO : ERWIN SUGANDA/KOMINFO PONOROGO
KEYNOTE SPEAKER : Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat hadir dalam Pesta Rakyat Makin Cakap Digital di Alun-alun Sabtu (14/9/2024) 

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bertindak selaku keynote speaker dalam talk show dengan  tema “Pentingnya Menjaga Data Pribadi Dalam Dunia Digital” itu. Kang Bupati –sapaan Bupati Sugiri Sancoko– menekankan budaya berdigital yang bermoral, berdigital beradab, dan berdigital bertata krama. “Etika berinternet dengan sendirinya akan mengarah ke aspek menjaga data pribadi,” katanya. 

Menurut Kang Bupati, penggunaan handphone yang terhubung ke jaringan internet memunculkan berbagai risiko. Sebab, sesama pengguna secara otomatis juga akan saling bertukar data. “Hal yang perlu dipahami adalah menjaga data pribadi maupun orang lain,” terangnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Ponorogo Sapto Djatmiko Tjipto Rahardjo menyarankan agar pengguna media sosial memproteksi data pribadinya setiap saat. “Kita harus selalu waspada terhadap kejahatan siber yang marak terjadi selama ini. Seperti penipuan, peretasan, cyber stalking (penguntitan), dan cyber bullying (perundungan),” jelasnya. 

Kiat agar terhindar dari kejahatan siber itu, di antaranya, dengan membatasi orang yang dapat melihat postingan, tidak membagikan informasi pribadi, menggunakan autentikasi dua faktor, dan menggunakan pasword kuat di akun media sosial. “Kejahatan itu tidak hanya di dunia nyata karena di dunia maya juga bisa terjadi,” tegasnya. 

Sapto juga membagikan sejumlah tips agar luput dari risiko buruk. Yakni, hindari menerima panggilan telepon dari nomor tidak dikenal, jangan menyerah ketika dalam tekanan penelepon, tidak mudah tertarik dengan tawaran menggiurkan, tetap tenang, dan tidak mudah panik. “Kalau dapat pesan singkat, jangan memencet tautan link atau unduh file tanpa verifikasi. Segerakan memblokir atau mengabaikan kontak yang mencurigakan,” pungkasnya. 

Dalam talk show sesi pertama, juga tampil Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Dinas Kominfo dan Statistik Ponorogo Satria Putera Negara serta Direktur Sigma Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi sebagai pemateri. Pesta Rakyat Makin Cakap Digital itu dimeriahkan pula penampilan panggung Wisnu Jaya Puja Ningsih dan Yeni Inka. (tim kominfo)