TIGA Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) dan Statistik Ponorogo mendapat penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Mereka adalah Ulfi Widya Astuti, Ulfia Zulqoriah Zuqsas, dan Ahmad Khoirul Umam yang sukses mengusung policy brief berjudul “Shuttle Digital Wisata Ponorogo: Solusi Transportasi Menuju Destinasi Budaya Unggulan.”
Duo Ulfi plus Umam itu menjadi Terbaik IV dalam ajang Policy Innovation (POIN) 2025 gelaran Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur. Tercatat 119 policy brief berbentuk dokumen ringkas dan berbasis data untuk membantu pembuat kebijakan yang ikut serta dalam POIN 2025. “Proses seleksinya ketat, mulai dari penilaian naskah, presentasi, hingga sesi tanya jawab di depan dewan juri,” kata Ulfi Widya Astuti, ketua tim penyusun policy brief yang juga penelaah teknis kebijakan di Dinas Kominfo dan Statistik Ponorogo itu, Kamis (27/11/2205).

Bangga : Ulfi Widya Astuti, saat menerima Penganugerahan Indeks Kualitas Kebijakan Award Tahun 2025
Sebagai ASN, dia merasa mendapat ruang untuk menyodorkan gagasan baru yang relevan, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui gelaran POIN. Bersamaan itu, menunjukkan ASN di daerah juga memiliki kapasitas analisis, kreativitas, serta keberanian dalam menyusun rekomendasi solusi inovatif untuk isu-isu publik strategis. “Kami merasa terpanggil ikut POIN dalam bersaing adu gagasan,” jelasnya.
Hal senada diungkapkan Ulfia Zulqoriah Zuqsas yang memandang ajang POIN bukan sekadar kompetisi. Namun, juga menjadi ruang belajar kebijakan yang mendorong ASN untuk berpikir lebih strategis dan adaptif terhadap perubahan. “Kami terdorong untuk melihat persoalan daerah secara lebih menyeluruh. Tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari aspek kolaborasi, dampak jangka panjang, dan kesiapan implementasi,” ujarnya.

Duo Ulfi plus Umam menerima penghargaan bersamaan dengan penganugerahan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Kabupaten dan Kota se- Indonesia oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang berlangsung di Grand Ballroom Novotel Samator Surabaya pada 25 November 2025.
Policy brief berjudul “Shuttle Digital Wisata Ponorogo: Solusi Transportasi Menuju Destinasi Budaya Unggulan” adalah jawaban atas tantangan aksesibilitas menuju destinasi wisata berbasis budaya yang selaras dengan status UCCN Ponorogo. Terciptanya sistem transportasi digital memudahkan wisatawan menjangkau pusat-pusat budaya di Ponorogo, termasuk sentra-sentra kerajinan. (kominfo/win)
