Hari raya Idul Fitri di hari ke 7  ini ada yang berbeda di Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo ini, pasalnya warga Desa Bangunrejo tersebut menggelar acara Festival Ketupat yang di ikuti oleh seluruh warga desa. Acara yang berlangsung di jalan desa tersebut untuk mengakhiri silahturahmi selama 7 hari selama hari raya Idul Fitri.

Warga masyarakat memporak tumpeng ketupat setelah makan ketupat

 

Sundari membagikan ketupat kepada masyarakat yang hadir

Edi Suwito, Kepala Desa Bangunrejo mengungkapkan tradisi makan ketupat di hari ke 7 Idul Fitri ini merupakan tradisi jawa yang harus kita lestarikan selaku masyarakat jawa, dengan di adakannya festival seperti ini bisa menjaga kerukunan antar tetangga dan masyarakat lainnya. “Kalau sebelum diadakannnya festival kupat ini warga saling tukar kupat dengan cara diantar, untuk hari ini dan seterusnya kita tradsikan ngumpul bersama makan kupat bersama biar rukun antar masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya, Jum’at (22/6).

Edi juga mengaku acara ini baru pertama kali kita gelar, harapannya untuk menjaga kerukunan dalam bermasyarakat, “silahturahmi jadi rukun,” ungkapnya.

Sementara itu Maya salah satu warga desa Bangunrejo sangat mengapresiasi acara festival ketupat ini, “ini bisa jadi halal bihalal dan menguatkan silahturahmi antar masyarakat dengan berbagai lauk yang di bawa masing-masing,” pungkasnya. (kominfo/fdl)

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

©2016 PPID KABUPATEN PONOROGO

Log in with your credentials

Forgot your details?

wso shell IndoXploit shell c99 shell instagram takipçi hilesi hacklink wordpress download hacklink Google mersin escort